•  
  •  
  •   
  •  
  • Selamat Datang

    Di Website Resmi Pengadilan Agama Batam Kelas 1 A. Website ini merupakan website pengadilan yang sudah sesuai dengan Pedoman Rancangan dan Prinsip Aksesibilitas Website Pengadilan di Lingkungan Mahkamah Agung. Selain itu website ini dapat diakses oleh masyarakat yang difable.

    Selanjutnya

  • Kata Pengantar Ketua Pengadilan Agama Batam Kelas IA

    Assalamu'alaikum wr. wb. Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas terwujudnya situs resmi Pengadilan Agama Batam dengan alamat https://www.pa-batam.go.id/ ini. Situs ini merupakan media informasi yang dapat dimanfaatkan tidak..

    Selanjutnya

  • Keluarga Besar Pengadilan Agama Batam Terut Berduka Sedalam dalamnya atas Wafatnya, Rioco Hendra, S.Kom., M.H. (Staff PTA Pekanbaru), Pada Hari Kamis, Tanggal 28 Januari 2021. Semoga amal ibadah Almarhun di terima di sisi Allah SWT.
  • AYOO.. Bersama Wujudkan Birokrasi Indonesia yang BERSIH & MELAYANI!

  • Zona Integritas

    Pengadilan Agama Batam I A berkomitmen dalam Pembanguna Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) Dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

    TULUSURI

  • Keluarga Besar Pengadilan Agama Batam Terut Berduka Sedalam dalamnya atas Wafatnya, Ibu Dra. Ilfa Susianti, S.H.,M.H binti Noersai ST. Saidi (Hakim Pengadilan Agama Pekanbaru, Pada Hari Selasa 24 Nopember 2020, Pukul 22.30. WIB. di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru - Riau.
  • Selamat & Sukses

    Segenap Keluarga Besar Pengadilan Agama Batam mengucapkan SELAMAT atas dilantiknya Dr. H. Hasbi Hasan, M.H. Sebagai Sekretaris Mahkamah Agung RI

  • Keluarga Besar Pengadilan Agama Batam Terut Berduka Sedalam dalamnya atas Wafatnya, Bapak Azwir, SH (Panmud Banding PTA Pekanbaru), Pada Hari Jumat, Tanggal 24 Juli 2020, Pukul 10.45 WIB di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru
Selama masa pandemi kami menghadirkan inovasi SISMAIL, Untuk mengetahui Informasi Mengenai Biaya Perkara, Jadwal Sidang, Validitas Akta Cerai, Hitung Panjar Biaya Perkara dan banyak lagi cukup dengan 1 Aplikasi. Ayo Segera Unduh Aplikasi SISMAIL di Playstore. Terima Kasih. Berikut Fitur yang tersedia. Bingung Cara Menggunakannya? Klik Manual Book SISMAIL
Error: Data could not be displayed. Please Refresh Page.

SITA EKSEKUSI KAPAL MOTOR TUNDA PERSADA XVII Oleh PENGADILAN AGAMA BATAM

on .


Tim Sita Eksekusi Pengadilan Agama Batam

Batam || www.pa-batam.go.id

Rabu (26/08/2020). Tim sita eksekusi Pengadilan Agama Batam  pada hari Rabu tanggal 26 Agustus 2020  bersama Miftah Jurusita didampingi oleh Hj. Nuraedah, S.Ag. Panitera Pengadilan Agama Batam, Efendi, S.Ag., M.H., dan Mahrodi sebagai Saksi melakukan sita eksekusi kapal yang berada di galangan Seloko Tanjung Riau, KSOP Batam.

Kapal adalah angkutan utama untuk dunia bahari. Hal ini di maksud apapun jenis pekerjaan tambangnya baik di laut, perikanan, pariwisata maupun alat utama sistem dari pertahanan bahari, dimana barang yang dijualnya sangat penting sehingga kapal digolongkan seperti bagian dari infrastruktur dari pembangunan nasional, industri perkapalan dan bahkan galangan kapal dipertimbangkan dalam pembangunan dengan kepentingan strategis untuk Indonesia.

Dalam aspek hukum, keberadaan beberapa regulasi seperti peraturan pendaftaran kapal yaitu Stbl (Staatsblad) 1933 Nomor 48, untuk registrasi kapal kapal yang kemudian dapat diregistrasi sebagai hipotek dan kemudian Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang mengatur seluruh peraturan hukum pelayaran, pembebanan hipotek dan piutang maritim lainnya, keberadaan hukum yang mengatur tentang kapal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pembiayaan perbankan di sektor pelayaran untuk membangun dan memiliki kapal dalam negeri.

Pada dasarnya hukum Indonesia memberikan beberapa cara untuk pemenuhan pembayaran utang yang dapat diambil oleh kreditur jika debitur gagal memenuhi kewajibannya atau disebut dengan wanprestasi. Salah satu cara yang dapat diambil oleh kreditur adalah melalui proses litigasi. Melalui proses litigasi, kreditur akan mengajukan klaim melalui pengadilan.

Adapun objek yang akan dilakukan sita eksekusi adalah sebuah Kapal Motor Tunda Persada VII dengan rincian sebagai berikut :

Nama Kapal                          :PERSADA VII

Nomor Surat Ukur, tanggal :6232/Bc, tertanggal Sunda Kelapa, 17 September 2012 

Panjang                                 :24,34 meter

Lebar                                    :8.00 meter

Dalam                                   :3,65 meter 

Isi Kotor (GT)                       :193

Isi Bersih (NT)                     :58

Tanda Selar                          :GT.193 No. 6232/Bc

Didaftarkan                          :Kantor Pelabuhan Sunda Kelapa

Bendera                               :Indonesia

Akta                                   :Grosse Akta Pendaftaran Kapal Nomor: 2581  tertanggal 31 Oktober 2012

Nama Pemilik                      :PT. Persada Lines

Hipotek                            :Grosse Akta Hipotek Pertama Nomor 222/2014 tertanggal 13 Juni 2014 untuk kepentingan PT Bank Syariah Mandiri, berkedudukan di Jakarta

Posisi Objek                        :Berada di Galangan Sloko Tanjung Riau Batam, KSOP Batam.

Ini merupakan pengalaman luar biasa bagi Pengadilan Agama Batam melakukan sita eksekusi kapal karena biasanya selalu sita barang tidak bergerak berupa tanah dan bangunan rumah atau ruko serta sita barang bergerak berupa kendaraan.

Kota Batam adalah kota yang letak geografisnya berada di daerah kepulauan yang diapit oleh 2 negara tetangga yaitu Singapura dan Malaysia, sekaligus merupakan kota industri, termasuk industry perkapalan (Shipyard)  ada di Batam, dan mempunyai beberapa pelabuhan sehingga tidaklah mengherankan jika ditemukan kapal-kapal yang berlabuh di Batam ternyata menjadi agunan Bank Syariah, ketika timbul masalah dimana akhirnya Bank Syariah terpaksa mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Agama.

Hal tersebut sesuai yang digariskan oleh Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008  tentang Perbankkan Syariah, yaitu jika terjadi sengketa ekonomi syariah maka pengadilan yang berwenang menyelesaikannya adalah Pengadilan Agama. Dan Perma Nomor 14 Tahun 2016 tentang tata cara penyelesaian perkara ekonomi syariah, bahwa perkara ekonomi syariah baik yang diputus oleh Pengadilan Agama maupun Arbitrase, eksekusinya dilaksanakan oleh Pengadilan Agama.

Adapun kapal yang disita Pengadilan Agama Batam adalah merupakan permohonan eksekusi hak Hipotek yang diajukan di Pengadilan Agama Pekanbaru oleh PT. Bank Syariah Mandiri yang berkedudukan di Jakarta terhadap PT. Persada Lines yang berkedudukan di Pekanbaru, dimana salah satu kapal yang diangunkan tersebut berada di Batam yaitu posisinya sedang labuh tambat di galangan  Seloko KSOP Batam. Sehingga Pengadilan Agama Pekanbaru meminta bantuan delegasi peletakan sita ke Pengadilan Agama Batam


Sita Eksekusi Oleh Pengadilan Agama Batam

Pelaksanaan sita terhadap kapal motor tunda Persada XVII berjalan dengan lancar dan terkendali sesuai rencana yang diharapkan berkat kerja sama yang baik dari berbagai pihak, terutama pihak Pemohon yang diwakili oleh Kuasa Hukumnya Yandi Suhendra, S.H., CLA. Sebagai pengacara yang cukup berpengalaman tentunya telah berkontribusi berbagi pengalaman yang berharga bagi Tim pelaksana Sita Eksekusi Pengadilan Agama Batam.

Begitu juga dari pihak Termohon yang diwakili kuasanya Andaf Fevri. A menunjukan sikap yang sangat koperatif sehingga sita berjalan lancer tanpa ada kendala. Kondisi kapal juga sangat baik tidak ada masalah.

Sangat miris dirasa ketika ekonomi syariah sedang gencar-gencarnya disuarakan sebagai wewenang Pengadilan Agama sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama, dimana kewenangan Pengadilan Agama ditambah dengan ekonomi syariah. Sementara masih banyak yang tidak mengetahui bahkan terheran-heran kenapa harus melalui Pengadilan Agama, perlu selalu disosialisasikan bahwa Pengadilan Agama mempunyai eksis yang sudah semakin luas termasuk berwenang menangani sengketa ekonomi syariah.

Karena itulah Tim Pelaksana Sita Pengadilan Agama Batam mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik dari segenap yang terkait baik dari pihak keamanan, KPLP/Syahbandar maupun dari kelurahan yang turun langsung menyertai TIM Pelaksana Eksekusi Pengadilan Agama Batam untuk melaksanakan sita di atas kapal motor Tunda Persada XVII, semua pihak sangat koperatif  mulai dari proses koordinasi sampai pada hari  pelaksanaan, semua berjalan sangat kondusip.

Berawal dari Pengadilan Agama Batam mendapatkan telepon dari Panitera Pengadilan Agama Pekanbaru mengabarkan tentang adanya permohonan eksekusi kapal yang diajukan oleh PT. Bank Syariah Mandiri yang berkedudukan di Jakarta terhadap PT. Persada Lines yang berkedudukan di Pekanbaru dimana salah satu kapalnya berada di Batam, kemudian secara resmi disusulkan dengan surat permohonan bantuan peletakan sita tertanggal 7 Agustus 2020 yang dilanjutkan dengan Penetapan Sita Eksekusi oleh Ketua Pengadilan Agama Batam tertanggal 10 Agustus 2020.

Namun karena padatnya kegiatan waktu itu maka pelaksanaan sita baru dapat terlaksana pada tanggal 26 Agustus 2020. Tentunya melalui proses penjajakan (survei lapangan) terlebih dahulu oleh Miftah Jurusita Pengadilan Agama Batam, dan setelah dipastikan kapal tersebut berada di lokasi galangan Seloko  KSOP Batam selanjutnya diberitahukan kepada pihak-pihak terkait secara resmi yaitu Kepala Syahbandar, Kepala Polsek KP2K, dan Kelurahan Tanjung Riau. sekaligus melakukan koordinasi tentang pelaksanaan sita.

Ketika hari pelaksanaan tiba tepatnya hari Rabu tanggal 26 Agustus 2020 pihak-pihak yang terkait telah siap baik dari pihak keamanan Polisi KP2K dan pihak kelurahan pak Lurah sendiri Agus Syofyan, S.Pd.I. serta KPLP/Syahbandar di bawah komando Bpk Sugiantoro menuju ke lokasi galangan kapal Seloko KSOP Batam. Sesampainya di galangan dipersilahkan masuk oleh Bapak Arif selaku Ship Security dengan melalui protocol kesehatan yang ketat, Tim menuju kantor galangan  Seloko dan oleh pimpinan galangan diarahkan langsung menuju ke lokasi kapal. Walaupun sedikit heroik menaiki kapal karena posisi kapal yang cukup tinggi dengan tangga seadanya dan cuaca yang cukup panas namun semua tim berhasil menaiki kapal dengan selamat, dan dengan dihadiri oleh seluruh kru kapal pelaksanaan peletakan  sita dimulai dengan membacakan Penetapan Ketua Pengadilan Agama Batam oleh Miftah Jurusita didampingi Panitera Pengadilan Agama Batam. Setelah selesai pembacaan Penetapan Sita dilanjutkan dengan penandatangan Berita Acara Sita.


Sita Eksekusi Oleh Pengedilan Agama Batam

Penandatangan Berita Acara Sita dimulai darii Miftah Jurusita, Efendi, S.Ag., M.H., dan Mahrodi sebagai saksi diikuti Pemohon yang diwakili oleh Kuasa Hukumnya Yandi Suhendra, S.H., CLA., dan Termohon diwakili oleh kuasanya Andaf Fevri. A. kemudian diikuti oleh Lurah Tanjung Riau Agus Syofyan, S.Pd.I dan  terakhir dari Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam Bpk. Sugiantoro.





Alhamdulillah tuntas sudah pelaksanaan sita oleh Tim Pelaksan Sita Pengadilan Agama Batam terhadap sebuah kapan tunda Persada XVII  dan saatnya untuk pamit disampaikan oleh Hj. 

Nuraedah, S.Ag. Panitera Pengadilan Agama Batam kepada seluruh pihak yang terkait dengan ucapan terimakasih atas kerjasama yang baik sehingga sita dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Seusai pelaksanaan sita Tim eksekusi turun dari kapal dan menuju kantor galangan untuk berpamitan, pimpinan galangan mempertanyakan tentang siapa yang mengurus kapal selanjutnya setelah diletakkan sita, Kuasa Hukum Pemohon menjelaskan bahwa yang bertanggung jawab terhadap kapal tersebut adalah Termohon, hanya saja karena Termohon belum bisa menalangi biaya operasionalnya maka Termohon yang akan meminta bantuan dana talangan dari Bank Syariah Mandiri. Pada dasarnya pihak galangan tidak perlu khawatir karena bagaimanapun Pemohon akan turut bertanggung jawab terhadap kapal yang telah disita tersebut dan secara sah sudah termuat dalam berita acara sita.

Disebutkan dalam berita acara sita bahwa sebagai penyimpan barang sitaan tersebut di atas telah ditunjuk Termohon eksekusi di Galangan Seloko, Tanjung Riau Batam, KSOP Batam, dengan diberitahukan kepadanya bahwa barang yang telah disita eksekusi itu berikut seluruh inventasi di dalamnya harus dijaga dengan baik, tidak boleh dipindah atau dihilangkan dari tangannya seperti dengan jalan dijual dan sebagainya. (Hj. Nuraedah, S.Ag. - Panitera PA Batam).

Berita Terbaru PA Batam

  (ACO) ACCESS CCTV ONLINE PA Batam
No Nomor Perkara Ruang Sidang Agenda